Minggu, 30 Maret 2025

Kapolsek Cileungsi Dinilai Arogan menahan Mobil Gas Tanpa ada kesalahan dan Unsur Pidana

 

BOGOR | www.jerathukumnews.com

Satu unit mobil bermuatan 48 tabung gas non subsidi yang ditahan Polsek Cileungsi Polres Bogor Jawa Barat 28/3 diprotes pemilik 

Pasalnya Mobil pickup warna Hitam dengan nomor Polisi B 9036 FVD yang selama 2 hari (28/3) diamankan tengah membawa tabung gas Non subsidi 12 kilogram warna pink dinilai tanpa dasar dan tanpa unsur pidana.

"Menurut keterangan supir  lagi bawa mobil yang bermuatan tabung gas kosong, Jumat (28/3/2025) sekitar jam 10;00 Wib tiba-tiba dijalan Alternatif Cileungsi -Cibubur dicegat Kapolsek langsung pakai mobil pribadi dan kebetulan ada 2 orang Perempuan bersama Kapolsek, karena takut saya lari tinggalkan mobil", ujar Adi (28) sopir saat di minta keterangan 

Lanjutnya pasca kejadian Nababan yang mengaku mendatangi Polsek untuk mengambil Mobil tersebut dengan membawa dokumen mobil beserta sopir guna dimintai keterangan namun tak berhasil mendapatkan kepastian 

"Saya udah Kapolsek Dua (2) kali ketemu Kapolsek langsung dan mengatakan proses dulu sesuai prosedur, minta dihadirkan sopir, tapi udah diikutin semua prosedurnya justru Kapolsek menghindar gak mau ketemu", kesalnya Minggu (30/3/2025)

Lanjut dirinya merasa kecewa dengan tindakan Kapolsek yang menangkap mobilnya dijalan, ia menilai bahwa penahan mobil tersebut selama Dua (2) hari tanpa dasar karena gak ada unsur pidananya.

"Ini Kapolsek sangat arogan, nahan mobil tanpa dasar itu tabung gas kosong, ini udh kita urus tapi dipersulit dan Kapolsek menghindar", katanya 

Dirinya mengatakan bahwa jika mobil ini tetap gak bisa keluar dan Kapolsek terus menghindar akan melaporkan ke Propam.

"Kalo gak keluar ini mobil, kita akan laporkan ke Propam, ini Kapolsek menghindar trus nahan mobil tanpa dasar", tegasnya 

Sementara Kapolsek Cileungsi Polres Bogor Kompol Edison SH saat dikonfirmasi wartawan melalui pesan singkat WhatsApp tidak menjawab.

(Tobing)

Lorem ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry.